PWI Sumut: Polisi Harus Bisa Buktikan Kebenaran Oknum Wartawan Lakukan Pemerasan

PWI Sumut: Polisi Harus Bisa Buktikan Kebenaran Oknum Wartawan Lakukan Pemerasan

MEDAN - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara menegaskan wartawan kedudukannya sama di mata hukum. 

Penegasan ini disampaikan terkait adanya laporan terhadap oknum wartawan bernama Persada Sembiring (25) karena diduga melakukan tindak pemerasan.

"Wartawan tidak ada bedanya dengan masyarakat lainnya dan sama di mata hukum, " kata Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Sumut, Rizal R Surya, Senin (18/10).

Menurutnya, polisi harus membuktikan laporan pemerasan yang dilakukan oknum wartawan terhadap warga dengan modus pemberitaan.

"Sah-sah saja apabila ada masyarakat melapor ke pihak kepolisian karena mengalami tindak pemerasan. Namun begitu, polisi harus bisa membuktikan apa benar oknum wartawan itu melakukan pemerasan atau tidak, " tutur Rizal.

Ahli pers dari Dewan Pers ini menuturkan apabila oknum wartawan itu benar melakukan tindak pemerasan maka PWI Sumut maupun Dewan Pers tidak akan menolerir perbuatan tersebut.

"Maka dari itu kita dari PWI Sumut dan Dewan masih menunggu hasil penyidikan terhadap laporan pemerasan terhadap oknum wartawan tersebut, " tuturnya.

Rizal mengungkapkan, PWI Sumut akan memberikan pembelaan terhadap wartawan apabila menjalankan tugasnya sesuai Kode Etik Jurnalistik (KEJ) Dewan Pers.

"Kalau wartawan sudah bekerja dengan profesional dan sesuai kode etik jika terjadi adanya aduan maka akan kita dampingi. Namun jika ada wartawan terbukti melakukan pemerasan sudah jelas itu melanggar, " ungkapnya.

Diketahui, Persada Sembiring (25) wartawan yang menjadi korban penyiraman air keras dilaporkan atas kasus dugaan pemerasan.

"Iya dia (Persada) dilaporkan balik, " kata Plt Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Rafles Marpaung.

Dijelaskannya, Persada dilaporkan oleh salah seorang tersangka bernama Heri Sanjaya Tarigan yang sebelumnya berperan mengondisikan aksi penyiraman air keras terhadap korban tersebut.

"Namun kita belum bisa untuk memulai pemeriksaan karena Persada masih dalam proses penyembuhan. Tunggu yang bersangkutan sembuh baru bisa kami mintai keterangan, " pungkasnya. (Alam)

SUMUT MEDAN
Alamsyah Putra

Alamsyah Putra

Previous Article

LBH MEDAN: Kepolisian Harus Teliti Hadapi...

Next Article

Partai Golkar Sumut Gelar Vaksinasi 1000...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 270

Postingan Tahun ini: 1689

Registered: Jan 24, 2021

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 222

Postingan Tahun ini: 2729

Registered: Feb 19, 2021

Herman Djide. B

Herman Djide. B verified

Postingan Bulan ini: 109

Postingan Tahun ini: 2569

Registered: Sep 22, 2020

Ryawan Saiyed

Ryawan Saiyed verified

Postingan Bulan ini: 108

Postingan Tahun ini: 620

Registered: Sep 22, 2020

Profle

ISWAN DUKOMALAMO verified

Agenda Kunker Presiden, HMI Cabang Tidore Layangkan Pernyataan Sikap Kepada Walikota Tidore Kepulauan
Imbas dari Pilkades, 8 Unit Rumah Panggung di Jeneponto Dibongkar Paksa oleh Pemilik Lahan
Pasca Pembongkaran 8 Rumah Panggung di Jeneponto, Mulyadi Mustamu Bersedia Siapkan Lahan Sekalipun Satu Desa
Kelangkaan BBM di Kota Tidore Kepulauan, Ini Respon HMI Cabang Tidore

Follow Us

Recommended Posts

Tidak Ada Warga Kabupaten Asahan yang Terkonfirmasi Positif Covid-19
Tim Evaluasi Penilaian Lomba TP. PKK Provsu Lakukan Penilaian Kepada 4 Desa yang Ikuti Lomba
Tinjau Vaksinasi Merdeka di Nagori Balimbingan, Bupati Simalungun Sebut Pelaksanaan Vaksinasi Sudah Capai 67%
Tony Rosyid: Erick Tohir Melakukan Pencitraan, Emang Salah?
Kasus Kematian Hendra Syahputra, Waka Polrestabes Medan Dalami Keterlibatan Oknum Polisi